Sore itu di tanah lapang terpayung lembayung
Sekelompok anak bertelanjang kaki dan dada
Menumpahkan ria dengan bola
Ada yang terkena beling,
Tersandung lawan jatuh berguling-guling
Di sudut lain perempuan-perempuan kecil
Melompati seuntai karet hingga kakinya terkilir
Di sudut lainnya layang-layang dibentang
Menembus mega-mega jingga
Sempat juga mampir ke antena tetangga
Pada pergantian musim
Sekelompok anak masih bertelanjang kaki dan dada
Bermain dengan hujan, berkelakar dengan halilintar
Sesekali mencari untung
Dengan suara lirih menawari payung
Tumbuh bersama alam
Belajar bersama alam
Meski terbakar hitam legam
Angkatan sekarang angkatan pingitan
Angkatan sekarang angkatan karbitan
Begitu mudah korengan dan ingusan
Terjerembab bualan khayalan
Tanah lapang berubah menjadi pusat perdagangan
Memasung kreatif mendulang konsumtif
Dan kalah berkelahi dengan waktu dan zaman
Sama persis dengan mie instan